Selasa, 09 Mei 2017

Peribahasa berawalan Huruf M

http://kumpulanperibahasaterbaik.blogspot.com/
Peribahasa berawalan Huruf M - Seperti pada kesempatan sebelumnya, kali ini satubahasa.com kembali memberikan kumpulan peribahasa, bila sebelumnya kita sudah menuliskan kumpulan peribahasa awalan huruf L, maka pada kesempatan kali ini akan kami lanjutkan dengan menuliskan kumpulan peribahasa indonesia berawalan huruf M.

Pastinya sangat banyak sekali jika kita mengetahui kata apa saja yang berawalan huruf M dan dibentuk menjadi kata pertama dari suatu peribahasa, baiklah dari pada kita berlama-lama lebih baik langsung kita baca kumpulan peribahasanya di bawah ini.

Kumpulan Peribahasa Indonesia Berawalan Huruf M

Majelis-majelis udang, tahi di kepala
(Orang sombong pasti banyak kekurangannya)

Makan bubur panas-panas
(Karena terburu-buru akhirnya merugi atau kecewa)

Makan hati berulam jantung
(Suatu kondisi hati yang sedih)

Makan upas berulam racun
(Orang yang sedang dalam keadaan kesusahan karena marabahaya)

Makin murah makin ditawar
(Tidak pernah puas akan pemberian seseorang)

Maksud bagai maksud manau
(Perihal yang tak mungkin tercapai)

Maksud hati memeluk gunung apa daya tangan tak sampai
(Menginginkan sesuatu yang mustahil)

Malang bagai ayam, padi masak makan kehutan
(Sangat kecewa)

Malu berdayung hanyut serantau
(Malas bekerja akan mendapat kesusahan kelak)

Malu bertanya sesat di jalan
(Seseorang yang enggan bertanya akan hal yang tidak diketahui maka akan merugi kemudian)

Mana ada ayam yang memantangkan jemur
(Tak ada seorang pun yang akan menolak suatu keberuntungan)

Mancit satu, gada seratus
(Bila musuh terlalu banyak maka pada akhirnya akan kalah/binasa)

Mandi dengan air secupak
(Pekerjaan yang tanggung-tanggung)

Manikam sudah menjadi sekam
(Sesuatu yang berubah menjadi tidak berguna lagi)

Manusia merencanakan, Tuhan menentukan
(Manusia dapat berusaha sekuat tenaga, namun pada akhirnya Tuhan lah yang menentukan)

Masak di luar, mentah di dalam
(Seseorang yang terlihat baik namun tidak baik)

Masak malam, mentah pagi
(Tidak ada keputusan yang pasti)

Masuk ambung tak masuk bilang
(Jangan meremehkan suatu hal yang kecil)

Masuk tak genap, keluar tak ganjil
(Orang yang tidak masuk hitungan, tidak penting)

Masuk tiga, keluar empat
(Boros sekali)

Mata mengantuk, disorongkan bantal
(Mendapatkan sesuatu yang diidam-idamkan)

Matahari itu bolehlah ditutup dengan nyiru
(Apakah suatu kebenaran yang sudah nyata itu dapat ditutup-tutupi?)

Mati anak berkalang bapak, mati bapak berkalang anak
(Sudah sewajarnya untuk saling tolong menolong)

Mati satu tumbuh seribu
(Segala sesuatu yang hilang selalu ada gantinya)

Mati seladang
(Pasangan suami istri yang langgeng dan rukun sampai akhir hayat)

Melanting menuju tampuk
(Setiap usaha pasti ada maksud dan tujuannya)

Meletakan api di bubungan
(Melakukan pekerjaan yang membahayakan)

Memagar kelapa condong
(Kita yang memelihara, orang lain yang memetik hasil)

Memancing di air keruh
(Menggunakan kesempatan diwaktu yang tidak tepat)

Membubuhkan arang di muka orang
(Membongkar aib seseorang di dapan orang lain)

Menang jadi arang, kalah jadi abu
(Menang atau kalah akan menderita kerugian)

Mencabik baju di dada
(Membuat malu pada diri sendiri)

Mencari jejak di air
(Melakukan pekerjaan yang sukar dan sia-sia)

Mencari yang sehasta sejengkal
(Menyelidiki tentang jauh dekatnya hubungan keluarga)

Menebas buluh serumpun
(Mengambil menantu dari dalam lingkungan keluarga sendiri)

Menggelinjang bagai kambing berulat
(Orang yang bersifat kekanak-kanakan)

Menggenggam tak tiris
(Orang yang sangat pelit)

Menjilat air liur sendiri
(Orang yang tidak tahu malu)

Mulutmu harimaumu
(Segala perkataan yang diucapkan apabila tidak dipikirkan dahulu dapat merugikan diri sendiri)

Musuh dalam selimut
(Ada musuh atau orang yang benci didalam suatu kelompok).

Akhirnya selesai sudah kumpulan peribahasa Indonesia berawalan huruf M di atas telah kami tuliskan untuk anda, semoga peribahasa Indonesia ini bermanfaat untuk kemudahan dalam mencari peribahasa maupun pepatah awalan huruf M.